Selasa, 09 Juni 2009

contoh Soal :

Berapa jumlah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah teori di gedug D lantai 4 pada hari senin ?

Tampilkan tabel dengan format field nim, nama, j_kel, kota, nm_mtkul, jns_mtkul, ruang, nama dosen

select

jadwal.nim, mhs.nama, mhs.j_kel, mhs.kota, mtkul.nm_mtkul, mtkul.jns_mtkul, mengajar.ruang, dosen.nm_dsn

from

mhs, mtkul, jadwal, mengajar, dosen

where

jadwal.nim=mhs.nim

and

jadwal.kd_mtkul=mtkul.kd_mtkul

and

mengajar.nid=dosen.nid

and

mengajar.kd_mtkul=mtkul.kd_mtkul

and

mhs.j_kel='l' and mhs.kota='jakarta' and mtkul.jns_mtkul='t' and jadwal.jadwal1='1' and mengajar.ruang like 'd.4%' group by

mhs.nim;

contoh soal

Berapa jumlah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah teori di gedug D lantai 4 pada hari senin ?

Tampilkan tabel dengan format field

nim, nama, j_kel, kota, nm_mtkul, jns_mtkul, ruang, nama dosen

select

jadwal.nim, mhs.nama, mhs.j_kel, mhs.kota, mtkul.nm_mtkul, mtkul.jns_mtkul, mengajar.ruang, dosen.nm_dsn

from

mhs, mtkul, jadwal, mengajar, dosen

where

jadwal.nim=mhs.nim

and

jadwal.kd_mtkul=mtkul.kd_mtkul

and

mengajar.nid=dosen.nid

and

mengajar.kd_mtkul=mtkul.kd_mtkul

and

mhs.j_kel='l' and mhs.kota='jakarta' and mtkul.jns_mtkul='t' and jadwal.jadwal1='1' and mengajar.ruang like 'd.4%' group by mhs.nim;

MySQL

MySQL adalah sebuah Relational Database Management System (RDBMS) yang bersifat terbuka (open source), ini berarti MySQL bisa dan boleh di copy/ download oleh siapa saja, baik program aslinya (source code) maupun versi biner (execute version) nya.
MySQL menggunakan bahasa standar SQL (Structure Query Language) sebagai bahasa interaktif dalam mengelola data, atau yang lebih dikenal dengan query.

Ada 2 (dua) jenis perintah dasar didalam MySQL, yaitu DDL (Data Definition Language) dan DML (Data Manipulation Language).
DDL adalah perintah- perintah yang biasa digunakan untuk mendefinisikan skema ke dalam DBMS, skema adalah deskripsi lengkap tentang struktur tabel, rekaman dan hubungan data pada basis data.
Sedang DML adalah perintah- perintah yang digunakan untuk mengubah, memanipulasi dan mengambil data pada basis data. Tindakan menghapus (delete), mengubah (update) dan mengambil data adalah bagian dari DML.

Tipe Data didalam MySQL

  • Tipe Data Numerik
    Tipe Data
    Range
    Ukuran
    Integer atau int Signed value : -2147683648 to -2147683647
    Unsigned value : 0 to 4294967296
    4 byte(s)
    Decimal atau dec(M,D) Tergantung dari nilai besaran M dan D M byte(s)
    Tyniint[(m)] Signed value : -128 to 127
    Unsigned value : 0 to 255
    1 byte(s)
    Smallint[(m)] Signed value : -32768 to 3267
    Unsigned value : 0 to 65535
    2 byte(s)
    Mediumint[(m)] Signed value : -8388608 to 8388607
    Unsigned value : 0 to 16777215
    3 byte(s)
    Bigint[(m)] Signed value : -922337203685477808 to 9223372036854775807
    Unsigned value : 0 to 18446744073709551615
    8 byte(s)
    Float(m,d) Bilangan pecahan presisi tunggal 4 byte(s)
    Double[(m,d)] Bilangan pecahan presisi ganda 8 byte(s)
  • Tipe Data String
    Tipe Data
    Range
    Char atau Character Data berupa deretan karakter (string) yang lebarnya tetap, max. 255
    Varchar Data berupa string dengan lebar sesuai yang dipesan, max. 255
    Tinyblob Jenis terkecil tipe BLOL (binary large object)
    BLOB Binary large object
    Mediumblob Jenis medium dari tipe BLOB
    Longblob Jenis besar dari tipe BLOB
    Tinytext Jenis terkecil dari tipe text string
    Text Jenis kecil dari tipe text string
    Mediumtext Jenis medium dari tipe text string
    Longtext Jenis besar dari tipe text string
    Enum Enumerasi
  • Tipe Data Tanggal
    Tipe Data
    Range
    Ukuran
    Date Digunakan untuk tipe tanggal dengan format 'YYYY-MM-DD'
    range : '1000-01-01' s/d '9999-12-31'
    3 byte(s)
    Time Digunakan untuk tipe waktu dengan format 'hh:mm:ss'
    range : '-838:59:59' s/d '838:59:59'
    3 byte(s)
    Datetime Digunakan untuk tipe tanggal dan waktu dengan format 'YYYY-MM-DD hh:mm:ss'
    range : '1000-01-01 00:00:00' s/d '9999-12-31 23:59:59'
    8 byte(s)
    Timestamp Digunakan untuk penulisan tanggal dan waktu dengan format 'YYYYMMDDhhmmss' 4 byte(s)
    Year Digunakan untuk penulisan tahun dengan format 'YYYY'
    range : 1901 s/d 2155
    1 byte(s)
  • Operator Aritmatika
    Operator
    Keterangan
    +
    penjumlahan
    -
    pengurangan
    *
    perkalian
    /
    pembagian
    %
    sisa hasil bagi (modulus)
  • Operator Relasional
    Operator
    Keterangan
    =
    sama dengan
    >
    lebih besar dari
    <
    lebih kecil dari
    >=
    lebih besar dari atau sama dengan
    <=
    lebih kecil dari atau sama dengan
    <>
    tidak sama dengan
    !=
    tidak sama dengan
    is null
    apakah sebuah nilai adalah null
    in
    apakah sebuah nilai ada didalam pilihan yang ada
    not in
    apakah sebuah nilai tidak ada didalam pilihan yang ada
    regexp
    regular expression
  • Operator Logika
    Operator
    Keterangan
    Not atau !
    Negasi atau kalimat negatif, memberikan nilai sebaliknya dari kondisi awal
    Or atau ||
    Atau, memberikan nilai benar apabila salah satu kondisi terpenuhi
    And atau &&
    Dan, memberikan nilai benar hanya jika semua kondisi terpenuhi

    Aturan penamaan didalam MySQL
    Karakter yang diperbolehkan untuk penamaan terdiri dari kumpulan alphanumeric (angka dan huruf) ditambah dengan karakter '_' (underscore) dan '$' .
    Pajang nama yang database, tabel, field dan index max. 64 karakter.
    Nama database dan tabel, statements, nama field dan index, sifatnya not case-cencitive (tidak membedakan huruf besar dan kecil)
    Sedangkan nama yang digunakan untuk alias bersifat case-cencitive (membedakan huruf besar dan kecil)

    Pada beberapa versi telah disediakan help sehingga kapanpun membutuhkannya kita bisa mengakses bantuan tersebut dengan perintah help [statement];
    contoh : help alter table;

    Memanggil MySQL
    Di laboratorium komputer UDINUS, di ruang lab mana saja kita bisa mengakses MySQL dengan memanggil shortcut putty yang telah disediakan atau memanggilnya secara manual.
    Jika shortcut putty tidak ditemukan di desktop atau quick launch, maka kita bisa mengaksesnya melaui START > Run... putty [ENTER]
    lalu masukkan IP server tujuan, untuk serverlab masukkan 192.168.10.253 atau jika menggunakan servermw masukkan 192.168.10.250 ke dalam kolom HOST/ IP, lalu jangan lupa memilih SSH untuk jenis PROTOCOL nya, lalu tekan OPEN .

    Masukkan username dan password sesuai username masing- masing yang biasanya memakai format AbbCCddddd (A:kode fakultas [A/B/C/D/E/P], bb:kode progdi [D3 - Teknik Informatika, S1 - Akuntansi, dsb...], CC: 2 (dua) digit tahun angkatan, ddddd: 5 (lima) digit nim terakhir)
    Kalu berhasil maka akan muncul [username@namaserver ~]$_ , dari sini kita panggil mysql dengan mengetikkan mysql, [ENTER] sampai tampilan prompt berubah menjadi mysql>_
    Maka kita sudah masuk ke dalam interface MySQL dan siap untuk memulai.....

    [!] PERHATIAN !
    [Karena kita me-remote server yang menggunakan sistem operasi linux, maka sebaiknya kita membiasakan mengetikkan setiap perintah dengan huruf kecil ]

    mysql>_

    Untuk membuat tabel kita harus memiliki database terlebih dahulu, hal ini dianalogikan seperti halnya untuk membuat bilik/ kamar baru maka harus ada rumah terlebih dahulu. Buat database baru dengan perintah create database [nama_database]; , ex : create database a110000000;
    Lalu setelah membuat database baru, kita harus me-load database yang telah dibuat tersebut dengan perintah use [nama_database];, ex : use a110000000;

    Buat tabel baru dengan syntax :
    create table [nama_tabel] ([nama_field] [tipe_data]([lebar])[details], [nama_field] [tipe_data]([lebar])[details], ... );
    ex : create table mhs (nim char(14) primary key not null, nama char(20), j_kel char(1) default 'p', agama enum('1','2','3','4','5'), kota char(30));

    nama_tabel :
    penamaan tabel sebaiknya tidak terlalu panjang tetapi dengan memenuhi kaidah penamaan tabel
    nama_field :
    penamaan field sebaiknya tidak terlalu panjang tetapi dengan memenuhi kaidah penamaan tabel
    tipe_data :
    tipe data yang dinilai paling efisien untuk menyimpan data field, pemilihan tipe data mempengaruhi besar kapasitas memori yang dibutuhkan
    lebar :
    lebar/ size digunakan untuk spesifikasi pemesanan tempat penyimpanan data dengan batasan max tiap tipe data berbeda- beda
    details :

    bisa berupa penunjukan sebagai primari key, menentukan boleh tidaknya null, penempatan, isi default, pembatasan inputan, dsb.
    primary key : menunjuk field dengan detail ini sebagai kunci utama.
    auto_increment : memberikan nilai yang secara otomatis bertambah seiring penambahan data/ record
    not null : memberikan ketentuan melarang pengosongan(null) data value
    default : memberikan nilai default apabila field ini tidak diisikan (null)
    enum : memberikan batasan inputan dengan menyebutkan daftar inputan yang diperbolehkan
    after : menentukan posisi untuk diletakkan di posisi setelah field yang ditunjuk

    Merubah struktur tabel
    alter table [nama_tabel] [pilihan][detail];
    pilihan :

    add : pilihan untuk menambahkan field baru dengan spesifikasi tipe data, lebar dan postfix nya.
    ex : alter table mhs add alamat char(30) after j_kel;
    modify :

    pilihan untuk merubah tipe data dari field, lebar dan postfix nya
    ex : alter table mhs modify alamat char(50) after nama;

    change : pilihan untuk merubah nama field, tipe data, lebar dan postfix nya
    ex : alter table mhs change alamat almt char(35) not null;
    drop : pilihan yang digunakan untuk menghapus field
    ex : alter table mhs drop alamat;
    rename : pilihan ini digunakan untuk mengganti nama (rename) tabel
    ex : alter table mhs rename mahasiwa;

    Memasukkan data kedalam tabel
    insert into [nama_tabel] ([nama_field],[nama_field],[nama_field],...) values ('[isi_data]','[isi_data]','[isi_data]',...);
    ex : insert into mhs (nim, nama, j_kel, agama, kota) values ('b12.2009.00700','agus ajah','l','1','semarang');

    Mengkoreksi isi data pada tabel
    update [nama_tabel] set [nama_field] = '[data_baru]' where [kondisi];
    ex : update mhs set nama='agus sing bagus dewe' where nim='b12.2009.00700';

    enghapus data pada tabel
    delete from [nama_tabel] where [kondisi];
    ex : delete from mhs where nim='b12.2009.00700';

    -------&&&Teh End&&&-------

    Query
    Untuk menampilkan tabel sesuai dengan yang diinginkan programmer dituntut berkemampuan menerjemahkan permintaan verbal lalu menerjemahkan dan menyusun query yang tepat, perintah yang dipalai adalah select [field_names] from [table_name] where [filter];
    Didalam pemakaian perintah select kita akan sering memakai operator relasional untuk menambahkan filter dalam setiap query-nya. Mulai dari yang paling mudah menggunakan '=' (sama dengan), '!=' (bukan sama dengan), 'like' (menyerupai), dsb...

    Syntax : select [field_names] from [table_name] where [filter];
    ex : select * from mhs;

    contoh diatas adalah contoh penulisan perintah select termudah, setelah perintah select tanda * (wildcard) mewakili perintah untuk menampilkan semua field pada tabel yang ditunjuk (mhs). Tapi lebih jauh programmer bisa menyusun query yang menampilkan tampilan berupa tabel dengan field- field yang diinginkan.
    ex : select nim, nama, kota from mhs; (menampilkan semua record dalam tabel mhs dengan format kolom nim, nama dan kota asal mahasiswa)

    Lebih lanjut jumah record yang ditampilkan bisa diperkecil dengan menambahkan filter, yaitu menambahkan option where + kondisi.
    ex : select nim, nama, kota from mhs where kota='jakarta'; (menampilkan mahasiswa asal jakarta dengan format kolom nim, nama dan kota asal mahasiswa)

    Dalam maka kuliah Praktik Basis Data yang saya bahas menggunakan 5 tabel, 3 tabel master dan 2 tabel yaitu mhs, mtkul, dosen, jadwal dan mengajar (deskripsi dan relasi dapat dilihat dalam file diagram 5 tabel).

    Penyusunan query menggunakan perintah select bisa sangat dinamis tergantung data yang diinginkan. Sebagaimana disebutkan sebelumnya tentang syntax select, maka pemakaian perintah select bisa diikuti beberapa opsi untuk mempersempit lingkup pencarian data.

    GROUP BY
    Opsi ini digunakan untuk mengelompokkan hasil pencarian berdasar field/ kolom yang ditunjuk. Semisal ingin menampilkan jumlah mahasiswa yang terjadwal mengikuti matakuliah, maka harus ditambahkan opsi 'GROUP BY mhs.nim'. Hal ini dikarenakan setiap mahasiswa mengambil lebih dari 1 matakuliah, sehingga jika tanpa disertai perintah GROUP BY hasil query akan menunjukkan tabel dengan nim/ nama berulang- ulang dengan kd_mtkul/ nm_mtkul yang berbeda- beda.
    ex :
    select
    jadwal.nim, mhs.nama, mtkul.nm_mtkul, mtkul.jns_mtkul, jadwal.jadwal1 from mhs, mtkul, jadwal where jadwal.nim = mhs.nim and jadwal.kd_mtkul = mtkul.kd_mtkul group by mhs.nim;

    ORDER BY
    Opsi ini digunakan untuk menentukan kunci pengurutan data dengan menunjuk kolom/ field tertentu. Pada contoh dibawah query menunjukkan tabel jadwal yang diurutkan berdasarkan field nim dan jadwal1. Hal ini dimungkinkan karena saat diurutkan berdasarkan nim, terdapat beberapa nim yang sama dengan nama matakuliah yang berbeda, sebagai tambahan bisa diurutkan berdasar kode mtkul, namun kali ini saya memberi contoh menunjuk jadwal1 sebagai field pengurutan tambahan setelah nim.
    ex :
    select nim, kd_mtkul, jadwal1 from jadwal order by nim, jadwal1;

    Operator Relasional
    Operator relasional digunakan untuk mempersempit lingkup pencarian dalam penulisan query, biasanya menuliskan kondisi sebagai ciri- ciri data yang diinginkan.

  • = (sama dengan)
    Operator ini digunakan dalam menuliskan kondisi dengan akurasi tinggi, yaitu harus 'sama dengan' kondisi yang sebutkan. Semisal ingin menampilkan semua mahasiswi/ mahasiswa putri, maka query seperti pada conroh.
    ex :
    select
    * from mhs where j_kel='p';
  • !=(tidak sama dengan)
    Operator ini digunakan dalam menuliskan kondisi negasi/ kalimat negatif, yaitu 'bukan/ selain dari' kondisi yang sebutkan. Semisal ingin menampilkan semua mahasiswa selain yang beragama islam, yaitu dengan perintah seperti pada contoh.
    ex :
    select
    * from mhs where agama !='1';
  • Like
    Operator ini digunakan dalam menuliskan kondisi dengan presisi yang kurang, yaitu hanya menyebutkan sebagian ciri- ciri dari data yang diinginkan. Semisal ingin menampilkan mahasiswa yang huruf pertama namanya 'a'.
    ex:
    select * from mhs where nama like 'a%';
  • In
    Operator in digunakan untuk memberikan kondisi ganda dari satu kolom yang sama, semisal ingin menampilkan semua mahasiswa yang berasal dari jakarta, semarang, bogor.
    ex:
    select
    * from mhs where kota in ('jakarta','semarang','bogor');
  • Between
    Operator between digunakan untuk menampilkan data dalam range tertentu, yaitu dengan memberikan nilai awal dan akhir sebagai pembatas kondisi. Semisal ingin menampilkan semua mahasiswa dari nim 'b12.2005.00448' sampai dengan nim 'b12.2006.00982'.
    ex:
    select
    * from mhs where nim between 'b12.2005.00448' and 'b12.2006.00982';

  • RegExp (Regular Expression)
    Memiliki kesamaan sepertihalnya like, ada beberapa simbol khusus yang digunakan dalam menuliskan operator regexp. Jika like menambahkan tantda '%' dalam syntaxny, maka didalam regexp menggunakan '^' (yang menunjukkan posisi awal) dan '$' (yang menunjukkan posisi akhir), regexp '^a' sama dengan perintah like 'a%', dan regexp 'a$' sama dengan perintah like ' %a '.
    ex:
    select * from mhs where nama regexp 'a$'; -> menampilkan record dari tabel mhs dengan kondisi huruf akhir nama 'a'
    select * from mhs where nama regexp '[ai]$'; -> menampilkan record dari tabel mhs dengan kondisi huruf akhir 'a' atau 'i'
    select * from mhs where nama regexp '^a'; -> menampilkan record dari tabel mhs dengan kondisi huruf awal nama 'a'
    select * from mhs where nama regexp '^[ai]'; -> menampilkan record dari tabel mhs dengan kondisi huruf awal 'a' atau 'i'
  • Senin, 08 Juni 2009

    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JS
    TI/MI
    001
    2006
    JOB I
    MENGENAL BASIS DATA DAN MICROSOFT ACCESS
    Tujuan Praktek :
    1. Memahami konsep sistem manajemen basis data.
    2. Mengenal elemen dasar Access.
    3. Mengenal objek Access.
    DASAR TEORI
    I.1. Apa itu Basis Data?
    Ide dasar dari basis data adalah untuk menyimpan data dengan rapi. Sistem manajemen basis data adalah piranti atau alat bantu bagi para pemrogram untuk menalar dan mengambil realitas dunia bisnis menjadi suatu sistem informasi yang terstruktur dan terkelola.
    Misalnya, ada data mentah tentang pelamar kerja dan kualifikasinya. Data tersebut tentu saja tidak terstruktur dan teratur. Oleh karena itu, apabila kita mencatat seluruh data tersebut dalam sebuah buku, maka hasil catatan tersebut disebut basis data. Selanjutnya catatan tersebut distrukturkan dan diatur ke dalam klasifikasi misalnya Nama, Pendidikan dan IP, maka hasil pengolahannya disebut manajemen basis data. Sebagai contoh adalah berikut ini.
    Nama
    Pendidikan
    IP
    Hendri Tornando
    D3
    2.69
    Rani Maharani
    Sarjana
    3.01
    Jacklin
    Sarjana
    3.35
    Kemudian, hasil manajemen basis data tersebut diatur dan dikelola, dari proses membaca sampai dengan melaporkan datanya oleh sebuah program aplikasi disebut sebagai sistem manajemen basis data.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 1 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Sistem manajemen basis data ditujukan untuk menciptakan pengelolaan data yang bersiri sebagai berikut:
    • Memudahkan pengaksesan data.
    • Mengurangi redundansi dan inkonsistensi data.
    • Mengisolasikan data untuk distandardisasikan.
    • Mudah digunakan oleh banyak pemakai.
    • Mengamankan data.
    • Menjaga integritas data.
    • Menciptakan independensi data.
    I.2. Aplikasi pengolah Basis Data
    Sekarang telah banyak program aplikasi pengolah basis data. Diantaranya adalah Oracle, SQL server, MySQL, Foxpro, Microsoft Access dll. Pada praktikum ini, kita menggunakan Microsoft Access yang berkembang menjadi salah satu program basis data yang amat populer. Kepopulerannya tidak terlepas dari kemudahan pemakaiannya, tetapi juga dari warisan perangkat lunak yang mudah diperoleh. Microsoft Access merupakan perangkat lunak sistem manajemen basis data relasional dan berorientasi visual, serta berbasis windows. Fungsi kinerja utamanya adalah digunakan untuk membuat dan memodifikasi tabel, formulir entri data, query, laporan dan basis data. Kemampuan memodifikasikan keempat option basis data tersebut juga didukung dengan oleh keterkaitannya dengan bahasa pemrograman yang lain, salah satunya Visual Basic.
    I.3. Mengenal Microsoft Access
    Tampilan utama Microsoft Access terdiri atas beberapa bagian yang dirancang sedemikian rupa agar anda bisa menggunakannya secara maksimal. Setiap bagian mempunyai fungsi dan tujuannya, seperti gambar dibawah ini.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 2 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 3 -
    Gambar I.1 Tampilan Microsoft Access
    Sebagian besar aktivitas kita langsung dilakukan di dalam sebuah jendela database, yang sering disebut database container.
    Objek Microsoft Access
    • Tables
    Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan data. Tabel adalah sekumpulan data tentang subjek tertentu yang disusun dalam bentuk kolom dan baris. Tabel merupakan komponen utama dan pertama dari sebuah database yang harus dibuat. Kolom dikenal dengan istilah field berisi judul yang mewakili sekumpulan baris. Sedangkan baris dikenal dengan istilah record berisi kumpulan data yang memiliki karakteristik pengertian yang sama.
    Jendela Database
    TaskPane
    Objek Database
    Baris Judul
    Baris Menu
    Toolbar
    Tombol Ukuran
    BarisStatus
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Field
    Gambar I.2 Tabel
    Record
    • Queries
    Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan query. Query yakni memanipulasi data dan mengendalikan manipulasi data tersebut melalui suatu bahasa. Bahasa pemrograman untuk basis data dikenal dengan istilah SQL (Structure Query Languange).
    Gambar I.3 Query
    • Forms
    Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan form. Form dirancang untuk menampilkan field-field yang dibutuhkan.
    • Reports
    Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan laporan. Laporan digunakan untuk menampilkan atau mencetak informasi yang berasal dari tabel atau query. Isi report tidak dapat dimodifikasi dalam arti manipulasi database, tetapi hanya menampilkan isi tabel-tabel dan query-query.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 4 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    • Pages
    Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan data access pages. Pages dapat diletakkan di server sistem jaringan intranet atau internet.
    • Macros
    Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan macro. Macro adalah kumpulan perintah yang tersusun dalam sebuah daftar. Macro berisi sejumlah aksi dalam bentuk perintah yang dapat mengotomasasikan operasi setiap kali bekerja dengan cara yang sama.
    • Modules
    Digunakan untuk pembuatan dan pengolahan modul di dalam Visual Basic. Modules merupakan kumpulan deklarasi dan prosedur dari visual basic yang diletakkan bersama-sama dalam satu kesatuan. Modules berada di dalam jendela Microsoft Visual Basic.
    LANGKAH KERJA
    Membuka Microsoft Access
    Cara pertama
    Anda dapat memulai microsoft Access dengan mengklik dua kali shortcut Microsoft Access , atau memilih Microsoft Access dari menu program pada menu Start di Windows seperti gambar dibawah ini
    Gambar 1.4 Cara memanggil Microsoft Access lewat Start menu
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 5 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Cara kedua
    Anda juga dapat memanggil dari Star – Run. Klik Start kemudian pilih Run, ketikkan pada isian open: msaccess.exe . lihat gambar dibawah ini:
    Gambar 1.5 Cara memanggil Access menggunakan Run
    EVALUASI
    1. Buatlah sebuah database data mahasiswa sederhana yang diberi nama dengan no BP masing-masing.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 6 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 2
    TABEL
    Tujuan Praktek :
    1. Mengetahui cara membuat tabel
    2. Memahami tipe data
    3. Mengetahui dan memahami relasi tabel
    4. Mengetahui memanipulasi tabel dan meyunting data
    DASAR TEORI
    Tabel :
    Tabel adalah sekumpulan data dan informasi spesifik tentang subjek tertentu yang disusun dalam bentuk kolom dan baris. Tabel merupakan komponen utama dan pertama dari sebuah database yang harus dibuat.
    Kolom atau yang lebih dikenal dengan istilah field berisi sekumpulan data dalam satu domain. Sedangkan baris (tupel) atau record berisi sekumpulan informasi dari suatu entitas.
    Model Relasional :
    Data dan keterhubungan direpresentasikan sebagai tabel yang mempunyai kolom-kolom dengan nama unik. Antara entitas-entitas (tabel) terdapat keterhubungan. Pada model ini, pemakai memandang basis data hanya sebagai kumpulan tabel (relasi). Model relasional ini yang akan dipraktekkan sebagai model data dalam pembuatan basis data.
    LANGKAH KERJA
    2.1 MEMBUAT TABEL & MERELASIKAN TABEL
    Untuk membuat tabel, anda mempunyai dua alternatif pilihan, yaitu membuat tabel kosong untuk memasukkan data atau membuat tabel menggunakan data yang sudah ada di tempat lain. Semuanya terangkum dalam lima metode pembuatan tabel, yaitu Datasheet View, Design View, Table Wizard, Import Table dan Link Table.
    2.1.1 Membuat Tabel
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 7 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Membuat tabel dengan Design View, inilah cara paling kompleks. Pembuatannya memang relatif lama, tapi jika diisi dengan betul dapat menghasilkan hasil yang akurat. Langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut:
    1. Pada jendela database, klik Tables yang berada dibawah objects.
    2. Klik icon New. Kotak dialog New Table akan muncul.
    3. Klik DesignView, lalu klik OK. Modus Design View akan menampilkan kolom Field Name, Data Type serta sebuah kolom Description yang bersifat optional (boleh tidak diisi).
    4. Ketikkan nama field yang anda inginkan pada kolom Field Name.
    5. Tentukan tipe data pada kolom Data Type.
    6. Untuk masuk ke Field Properties, tekan F6 atau klik mouse ke tempat yang diinginkan.
    7. Tentukan ukuran field pada Field Size dan ekan F6 untuk kembali ke kolom.
    8. Ketikkan keterangan yang anda perlukan pada kolom Description jika diperlukan.
    9. Klik field yang ingin digunakan sebagai Primary Key. Tentukan dengan mengklik icon Primary Key.
    10. Ulangi langkah 4 sampai 7 sesuai dengan kebutuhan anda sampai selesai.
    11. Klik tombol Close(X) jika sudah selesai dan keluar dari jendela tabel. Kotak konfirmasi penyimpanan akan muncul.
    12. Klik yes untuk melakukan penyimpanan.
    13. Ketikkan nama file yang diinginkan dan tekan enter.
    2.1.2 Mengimport Tabel
    Mengimpor data dari Excel
    Untuk mengimpor data dari excel, lakukan langkah-langkah berukut :
    1. Klik menu File.
    2. Klik Get External Data, pilih Import.
    3. Kotak dialog Import akan muncul.
    4. Pada kotak File of Type, pilih Microsoft Excel.
    5. Tentukan lokasi file dan folder pada kotak Look In.
    6. Sorot file tabel yang diinginkan.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 8 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    7. Klik tombol Import. Kotak dialog Import Spreadsheet Wizard akan muncul.
    8. Pilih Show Worksheet.
    Gambar 2.6 Kotak dialog impor pertama
    9. Pilih Worksheet yang diinginkan lalu klik Next.
    10. Klik tombol radio First Row Contains Column Headings. Klik Next.
    Gambar 2.7 Menetukan baris pertama sebagai kepala kolom
    11. Selanjutnya tentukan lokasi penyimpanan tabel. Pilih In a new Table untuk menyimpan hasil pengimpor ke tabel baru. Jika anda ingin menyimpan ke tabel yang sudah anda buat pilih In a Existing Table. Klik Next.
    12. Pada wizard berikut ini anda harus menentukan apakah ada field yang akan anda skip (tidak impor). Jika ya,klik pada field yang dimaksud baru kemudian klik kotak Do not import field (skip). Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 9 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    13. Berikutnya anda diminta untuk menentukan primary keynya. Jika anda ingin memberi primary key sendiri, klik tombol radio Choose my own primary key dan pilih field yang akan dijadikan primary key pada combo box.
    Gambar 2.8 Menentukan primary key
    14. Kotak wizard terakhir akan ditampilkan untuk memberikan konfirmasi data yang di impor
    15. Klik tombol finish.
    Gambar 2.9 Memberi nama tabel
    16. Klik OK untuk konfirmasi pengimporan data. Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 10 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Gambar 2.10 Kotak konfirmasi import data
    Bahwasanya hasil import data menghasilkan tabel dengan tipe data yang mempunyai ukuran field yang paling maksimal. Untuk itu anda harus membuka tabel dengan modus Design View untuk memodifikasi struktur data pada tabel hasil import sehingga mendapatkan tipe data dengan ukuran sesuai kebutuhan.
    2.1.3 Me-link Tabel
    Me-link data dari tabel database lain
    Untuk me-link data dari database lain, lakukan langkah-langkah sebagai berikut :
    1. Klik menu file.
    2. Klik Get External Data, pilih Link Table. Kotak dialog Link akan muncul.
    Gambar 2.11 Kotak dialog link
    3. Tentukan lokasi file dan folder pada kotak Look In.
    4. Sorot file yang akan di-link.
    5. Klik Link. Kotak dialog Link Tables akan muncul.
    Gambar 2.12 Kotak dialog Link Tables
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 11 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    6. Pilih tab Tables, Klik salah satu tabel klik OK. Tabel tersebut akan ditambahkan ke database.
    Gambar 2.13 Tabel hasil Link ditampilkan
    2.1.4 Tipe Data
    Tiap field pada tabel Access harus didefinisikan tipe datanya. Pemilihan tipe data bagi sebuah field dilakukan dengan mengklik daftar yang tersedia pada kolom Data Type.
    1. Text : Jenis data yang berisi teks atau angka-angka yang tidak digunakan untuk operasi logika dan matematika. Panjang maksimal tipe field adalah 255 karakter.
    2. Memo : sama dengan teks. Panjang maksimal tipe field adalah 65.535 karakter.
    3. Number : Jenis data yang berisi khusus angka yang digunakan untuk operasi logika dan matematika.
    4. Date/time : Jenis data khusus tanggal dan waktu.
    5. Currency : Jenis data khusus angka dalam format mata uang.
    6. Autonumber : Jenis data khusus penomoran otomatis oleh sistem.
    7. Yes/No : Jenis data khusus dikotomik.
    8. OLE object : Jenis data khusus data eksternal Object Linked Embedded (OLE). Tipe data ini meliputi gambar, suara.
    9. Hyperlink : Jenis data khusus untuk mengkoneksikan antar data dengan interface luar.
    10. Lookup Wizard : Digunakan untuk membuat pilihan pengisian record dalam bentuk list box atau combo box.
    2.1.5 Relasi Tabel
    Untuk membuat hubungan antar tabel, ikuti langkah beikut ini :
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 12 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    1. Buka file database yang anda inginkan.
    2. Pilih dan klik menu Tools, Relationships atau klik tombol toolbar Relationships . Kotak dialog show tabel akan ditampilkan.
    Gambar 2.1 Kotak dialog show table
    3. Pilih dan klik nama tabel yang ingin anda hubungkan, kemudian klik tombol perintah Add.
    4. Untuk menutup kotak dialog show table, klik tombol perintah Close.
    Gambar 2.2 Window Relationships
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 13 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    5. Untuk membuat hubungan antar tabel, anda perlu menggeser (drag) nama field yang ingin anda gunakan sebagai kunci penghubung ke posisi nama field pada tabel lain. Dengan langkah ini kotak dialog Edit Relationships akan ditampilkan.
    6. pada kotak dialog tersebut, apabila nama field yang akan dijadikan kunci penghubung sudah sesuai, pilih dan klik tombol perintah Create. Apabila belum sesuai anda dapat memilih field lain dengan cara melakukan pemilihan pada tombol daftar pilihan dari masing-masing tabel yang ingin dihubungkan.
    7. Langkah yang sama juga anda lakukan untuk tabel lain yang ingin anda hubungkan.
    Catatan : toolbar Show Table digunakan untuk menambahkan tabel baru pada jendela kerja relationships.
    8. Untuk menyimpan hasil rancangan hubungan antar tabel tersebut klik toolbar Save.
    9. Untuk menutup window kerja relationships, klik tombol Close(X).
    Gambar 2.3 Contoh tampilan hubungan antartabel
    2.1.6 Mengatur Relasi Antartabel
    Langkah-langkahnya sebagai berikut:
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 14 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    1. Pada window kerja relationships, pilih dan klik dua kali garis penghubung antartabel yang anda inginkan. Kotak dialog Edit Relationships akan ditampilkan.
    Gambar 2.4 Kotak dialog Edit Relationships
    2. Bila perlu beri tanda atau klik kotak cek Enforce Referential Integrity. Anda dapat memberikan dua pengecualian terhadap Referential Integrity, yaitu dengan memilih atau mengklik pada kotak cek berikut ini :
    • Cascade Update Related Fields, perubahan pada primary key pada tabel primer secara otomatis mengubah nilai pada record-record yang bersesuaian dalam tabel yang memiliki relasi dengan tabel primer.
    • Cascade Delete Related Records, penghapusan record pada tabel primer, mengakibatkan penghapusan record-record yang bersesuaian pada tabel yang direlasikan dengan tabel primer.
    3. Klik tombol perintah Join Type, jika anda hendak mengubah join type.
    Gambar 2.5 Join Properties
    Pada kotak dialog tersebut, beri tanda atau klik salah satu tombol pilihan berikut ini :
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 15 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    • Only include rows where the joined fields from both tables are equal. Pilihan default, artinya hanya menampilkan record-record yang bersesuaian dari kedua tabel yang memiliki relasi.
    • Include ALL record form ‘XXX’ and only those records from ‘YYY’ where the joined fields are equal. Artinya menampilkan semua record dalam tabel yang direlasikan dan hanya record-record yang bersesuaian pada tabel primer.
    • Include ALL records from ‘YYY’ and only those records from ‘XXX’ where the joined fields are equal. Artinya menampilkan semua record dalam tabel primer dan hanya record-record yang bersesuaian pada tabel yang direlasikan.
    Setelah melakukan pemilihan klik OK.
    Catatan :
    Dengan anggapan XXX adalah tabel yang direlasikan, YYY adalah tabel primer.
    EVALUASI
    1. Buat tabel data mobil (kode_mobil text(4)*, jenis_mobil text(15), merk_mobil text(15), tarif_sewa currency, Catatan memo)
    2. Buat tabel data pelanggan (kode pelanggan text(4)*, nama_pelanggan text(20), kontak text(20), alamat text(50), kota text(15), kodepos number, telp text(10))
    3. Buat tabel sewa mobil (nomor_faktur text(10), pelanggan text(4), tgl_pinjam date, kode_mobil text(4), lama_pinjam number, uang_muka currency, catatan memo)
    4. isikan data-data berikut pada tabel yang telah dibuat di atas :
    Tabel 1 Data Mobil
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 16 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Tabel 2 Data Pelanggan
    Tabel 3 Data Sewa Mobil
    5. Buat relasi antar tabel
    • Tabel data mobil (kode_mobil) relasi ke tabel sewa_mobil (kode_mobil)
    • Tabel date_pelanggan (kode_pelanggan) relasi ke tabel sewa_mobil (pelanggan)
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 17 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    LANGKAH KERJA
    2.2 MEMANIPULASI TABEL DAN MENYUNTING DATA
    Pembuatan sebuah database dimulai dengan merancang tabel yang diperlukan untuk mengelompokkan data. Tabel yang dihasilkan tergantung pada struktur tabel yang dibuat. Jika struktur tabel yang dibuat terdapat kesalahan atau kekurangan-kekurangan, maka tabel yang dihasilkan tidak akan sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mengubah struktur tabel, gunakan langkah-langkah berikut :
    1. Aktifkan window database dan pastikan bahwa objek yang dipilih pada Places Bar adalah Tables.
    2. Klik Tabel yang akan diubah.
    3. Klik ikon design.
    4. Lakukan perubahan pada field yang diinginkan.
    5. Klik ikon Save.
    6. Klik tombol Close
    Setiap saat anda dapat mengubah design struktur tabel yang telah anda buat. Anda dapat menambah, menghapus atau mengganti nama suatu field.
    Menentukan Tabel Lookup pada Tabel
    Anda bisa memasukkan data pada field tertentu yang datanya dapat diambil dari tabel lain. Untuk melakukannya, anda dapat menggunakan fasilitas Lookup Wizard pada saat pendefinisian Data Type untuk field tertentu. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
    1. Klik tabel. Klik toolbar Design. Jendela desain struktur tabel akan ditampilkan.
    2. Pilih field yang diinginkan. Ganti tipe data menjadi Lookup Wizard.
    3. Klik Next untuk mengambil data dari tabel.
    4. Pilih tabel yang ada di list box dengan cara mengkliknya. Klik next ke langkah selanjutnya.
    5. Pilih field yang diinginkan pada daftar pilihan Available Fields dan klik tanda panah ke kanan > untuk menampilkan di kotak Selected Fields. Klik Next.
    6. Lakukan pengaturan lebar kolom sesuai dengan keinginan anda. Klik Next untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya.
    7. Ketikkan nama field, atau jika sama seperti yang tertulis. Klik tombol Finish.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 18 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Mempercanggih Metode Pemasukan Data
    Untuk mempercanggih metode pemasukkan data, dapat memanipulasi properti-properti yang ada pada tabel. Salah satunya dengan mengelola Input Mask.
    Karaker
    Deskripsi
    0
    Membutuhkan angka
    9
    Angka atau spasi bisa diketikkan tapi bukan keharusan
    #
    Angka,tanda plus/minus, atau spasi bisa diketikkan tapi bukan keharusan
    L
    Membutuhkan huruf
    ?
    Huruf bisa diketikkan tapi bukan keharusan
    A
    Membutuhkan huruf atau angka
    a
    Huruf atau angka bisa diketikkan tapi bukan keharusan
    &
    Membutuhkan sembarang karakter atau spasi
    C
    Sembarang karakter/spasi bisa diketikkan tapi bukan keharusan
    <
    Karakter-karaker di belakangnya diubah ke huruf kecil
    >
    Karakter-karaker di belakangnya diubah ke huruf besar
    !
    Karakter diisikan dari kanan ke kiri
    \
    Karakter dibelakangnya tampil apa adanya, bukan dibaca sebgai kode
    Tabel 2.1 Karakter Input Mask
    Contoh penggunaan input mask adalah pemasukan data nomor telepon biasanya terdiri atas nomor area dan nomor lokal, misal 021-8935846. anda dapat membuatkan input mask 000-0000000 untuk membantu pengetikan datanya.
    2.2.1 Mengurutkan Data
    Data yang terurut akan memudahkan proses pencarian suatu data. Ada dua cara pengurutan data, yaitu secara Ascending (menaik) dan secara Descending (menurun). Untuk mengurutkan data gunakan langkah-langkah berikut :
    1. Aktifkan jendela Tabel.
    2. Sorot field data yang akan diurutkan.
    3. Klik ikon Sort Descending yang berada pada toolbar.
    4. Jika selesai, tekan tombol Close untuk menyimpan sekaligus keluar dari jendela tabel.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 19 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Untuk membatalkan pengurutan dan mengembalikan data ke posisi awal, pilih dan klik menu Records, Remove Filter/Sort.
    2.2.2 Menyaring Data
    Mencari informasi dari database seperti data karyawan bernama Rinna atau mengelompokkan seluruh karyawati yang bekerja sebagai operator. Pada tabel yang mempunyai ratusan bahkan ribuan data, mencari sebaris data saja pasti membutuhkan waktu untuk menelusurinya. Untuk mempercepat pencarian bisa dilakukan dengan fasilitas filter atau fasilitas find. Penggunaan menu find, lakukan langkah-langkah sebagai berikut :
    1. Klik menu Edit, Find.
    2. Kotak dialog Find akan muncul. Ketikkan item yang akan dicari pada kolom Find What.
    Gambar 2.14 Menelusuri Record
    3. Klik tombol Find First untuk mencari data pertama yang cocok. Jika data belum ditemukan, klik tombol Find Next.
    4. Setelah menemukan data yang diinginkan, klik tombol Close.
    Selain pencarian secara sederhana diatas, ada beberapa karakter yang bisa membantu dalam pencarian data. Anda dapat melihat penggunaan karakter seperti yang ditampilkan pada tabel berikut.
    Karakter
    Contoh penggunaan
    ?
    ri?a, cocok dengan rina,rita,risa,rida
    *
    ri*, cocok dengan rina,rinni,rindy,rianto
    [ ]
    rin[ai], cocok dengan rina,rini saja
    [ ! ]
    Rin[!i], cocok dengan rina,rinu,rine tapi bukan rini
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 20 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    [ - ]
    [r-t], cocok dengan semua yang berawalan r,s,t
    Tabel 2.2 Contoh Penggunaan Karakter
    Ada beberapa macam menyaring data dengan fasilitas filter,yaitu :
    1. Filter by Selection : menyaring data sesuai dengan kriteria
    2. Filter Excluding Selection : menyaring data selain kriteria yang ditunjuk.
    3. Filter by Form : menyaring data pada satu waktu dengan menggunakan lebih dari satu kriteria.
    2.2.3 Mengekspor Data
    Anda dapat menampilkan tabel yang telah dibuat kedalam aplikasi lain seperti microsoft excel, word, halaman web dan sebagainya menggunakan fasilitas export. Caranya sebagai berikut :
    1. Pada jendela database, tentukan tabel yang akan diekspor.
    2. Klik file.
    3. Klik Export
    4. Kotak dialog Export Table To akan muncul.
    5. Tentukan format file yang diinginkan pada kotak Save As Type.
    6. Tentukan file atau folder tujuan pada kotak Save In.
    7. Ketikkan nama file pada kotak File Name.
    8. Klik Save All.
    EVALUASI
    1. Buatlah lookup pada field kode_pelanggan dan kode_mobil pada tabel data_sewa_mobil.
    2. Tampilkan data pada tabel data_mobil, jenis mobil ‘sedan’ dan tarif sewanya lebih besar atau sama dengan 300 ribu.
    3. Tuliskan sintak untuk mencari data pada tabel data_mobil, semua jenis mobil selain yang berawalan ‘S’.
    4. buatlah tampilan tabel data_pelanggan field kota, menjadi huruf kecil semua.dan field nama_pelanggan menjadi huruf kapital semua.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 21 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    5. Buatlah input masukan pada tabel data_pelanggan field kode_pelanggan spt berikut C- .
    6. lakukan export data dari tabel data_sewa_mobil ke microsoft excel.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 22 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 3
    QUERY
    Tujuan Praktek :
    1. Memahami Query dan Penggunaannya
    2. Mengetahui bermacam-macam query beserta Fungsinya
    3. Mampu Melakukan Modifikasi terhadap Tampilan Data
    4. Mengetahui Kegunaan Expression Builder
    DASAR TEORI
    Mengenal Query
    Query adalah cara yang lebih formal untuk mengurutkan dan menyaring informasi dalam suatu database. Query dapat anda gunakan untuk menentukan field-field mana yang ingin anda lihat, urutan munculnya field, kriteria penyaringan untuk masing-masing field, dan permintaan field mana yang ingin anda urutkan.
    Ada beberapa macam query yang terdapat dalam Access, diantaranya :
    • Select Query
    Merupakan jenis query yang paling umum. Select query mengambil data dari satu tabel atau lebih menggunakan suatu kriteria tertentu kemudian menampilkannya.
    • Parameter Query
    Adalah query yang dijalankan menampilkan kotak dialog yang menanyakan informasi yang akan digunakan sebagai kriteria untuk mengambil data.
    • Crosstab Query
    Menampilkan nilai-nilai yang telah diolah dari suatu field dalam tabel dan mengelompokkannya ke dalam suatu kelompok fakta yang didaftarkaan pada bagian kiri dari datasheet dan kelompok fakta yang lain pada bagian atas dari datasheet.
    • Action Query
    Adalah query yang membuat perubahan terhadap satu atau beberapa record sekaligus. Ada 4 macam action query :
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 23 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    o Delete Query yang digunakan untuk menghapus sekumpulan record dalam satu tabel atau lebih.
    o Update Query yang digunakan untuk membuat perubahan umum terhadap sekumpulan record dalam satu tabel atau lebih.
    o Append Query yang digunakan untuk menambahkan sekelompok record dari satu atau lebih tabel ke dalam satu atau lebih tabel.
    o Make-Tabel Query yang digunakan untuk membuat tabel baru dari seluruh atau sebagian data dalam satu atau lebih tabel.
    • SQL Query
    Adalah query yang dibuat menggunakan pernyataan SQL. Terdiri atas :
    o Union. Jenis query ini menggabungkan field dari satu atau lebih tabel atau query ke dalam satu field atau kolom dalam query hasilnya.
    o Pass-Through. Jenis query ini mengirimkan perintah secara langsung ke database ODBC, seperti Microsoft SQL Server, menggunakan perintah yang dapat diterima oleh server.
    o Data-Definition. Jenis query ini membuat obyek database, seperti tabel Microsoft Access atau tabel Microsoft SQL Server.
    o SubQuery. Jenis query ini merupakan query bersarang. Dalam satu query terdapat beberapa statement SQL.
    LANGKAH KERJA
    3.1 Membuat Query
    Anda dapat membuat query baru menggunakan fasilitas design view atau dengan fasilitas wizard. Untuk membuat query menggunakan design view, gunakan langkah-langkah berikut :
    1. Aktifkan jendela database dan pastikan bahwa objek yang terpilih pada place bar adalah Query.
    2. Pada jendela kerja Query, klik dua kali Create query in Design View. Cara lain adalah dengan mengklik tombol New sehingga kotak dialog New Query muncul. Klik Design View dan klik OK. Jendela kerja Select Query dengan kotak dialog Show Table akan muncul.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 24 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    3. Pada kotak dialog Show Table, pilih dan klik tabel atau query lain yang ingin dimasukkan. Kemudian pilih dan klik tombol Add.
    4. Pada jendela kerja Select Query tersebut, tempatkan field-field yang diinginkan pada kolom yang disediakan. Cara- caranya sebagai berikut :
    a. pada kolom pertama, baris Table pilih dan klik tabel yang diinginkan.
    b. Pada baris Field , pilih dan klik nama field yang ingin ditampilkan.
    5. Untuk melihat hasil query, pilih dan klik menu Query, Run atau klik tombol toolbar Run.
    3.2 Memanipulasi Query
    Query dapat dimanipulasi sesuai dengan kebutuhan. Rancangan query yang telah dibuat dapat dimanipulasi lebih lanjut dengan berbagai cara.
    • Menghapus sebuah field
    • Menyisipkan kolom baru
    • Menyembunyikan sebuah field
    • Mengurutkan data berdasarkan sebuah field
    • Memindahkan posisi sebuah field
    3.3 Memodifikasi Query
    Access memberikan beragam fasilitas untuk memodifikasikan Query yang telah dibuat.
    • Mengatur format tampilan data
    Untuk mengatur format tampilan data dengan memilih field yang diinginkan. Kemudian klik kanan pada field tersebut sehingga memunculkan menu Pop-up. Pilih Properties.
    Gambar 3.1 Menu Pop-up
    • Menampilkan sebagian data
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 25 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Jika ingin menampilkan sebagian data dari query yang dibuat. Dapat digunakan fasilitas access yang terdapat pada toolbar Top Values, lakukan pengisian atau pemilihan jumlah data yang ingin ditampilkan.
    3.4 Menampilkan Data dengan Menggunakan kriteria
    • Operator
    Contoh penggunaan operator dalam ekspresi.
    Ekspresi
    Arti
    > 2500
    Bilangan lebih besar dari 2500
    Between #2/1/99# and #12/1/99
    Tanggal dari 2 jan 99 s.d 1 des 99
    < 1500
    Bilangan lebih kecil dari 1500
    >= “Budi”
    Semua teks dari Budi s.d huruf terakhir dari alfabet
    Tabel 3.1 Contoh Ekspresi Operator
    • Wildcard
    Karakter
    Contoh penggunaan
    ?
    ri?a, cocok dengan rina,rita,risa,rida
    *
    ri*, cocok dengan rina,rinni,rindy,rianto
    [ ]
    rin[ai], cocok dengan rina,rini saja
    [ ! ]
    Rin[!i], cocok dengan rina,rinu,rine tapi bukan rini
    [ - ]
    [r-t], cocok dengan semua yang berawalan r,s,t
    Tabel 3.2 Contoh Ekspresi Wildcard
    3.5 Menghitung Data untuk Kelompok Data tertentu
    Untuk menghitung kelompok data tertentu, dapat menggunakan Total. Fungsi-fungsi operasi yang tersedia diantaranya:
    • Group By, mengelompokkan isi field.
    • Sum, menjumlahkan isi field.
    • Avg, membuat rata-rata isi field.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 26 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    • Count, menghitung banyaknya kejadian/data dari suatu field.
    • Min, mencari nilai minimum dari isi field.dsb
    EVALUASI
    1. Buatlah query sederhana yang menampilkan semua field pada tabel data_sewa.
    2. Buat query yang menampilkan data-data sebagai berikut disorting descending berdasarkan tgl_pinjam.
    3. Buat query dari tabel data_mobil yang menampilkan hanya mobil dengan jenis Sedan.
    4. Buat query yang mana menampilkan jenis mobil, merk mobil dan tarif sewa mobil diatas Rp.250000.
    5. Buat query seperti contoh berikut lama pinjam antara 5 – 10. dan ada colom tambahan untuk user. Untuk kolom user isikan nama masing2
    6. Buat query spt gambar dibawah ini:
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 27 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 4
    QUERY ACTION
    Tujuan Praktek :
    1. Mengetahui dan memahami jenis dari Query Action
    2. Mampu melakukan perubahan, penghapusan, dan penambahan data
    DASAR TEORI
    Query action adalah sebuah query yang bisa merubah, menghapus, menambah data dari suatu tabel. Ada 4 macam Query Action yaitu:
    1. Membuat Tabel baru dengan Make-Table Query
    2. Update Query
    3. Append Query
    4. Delete Query
    LANGKAH KERJA
    1. Membuat Tabel baru dengan Make-Table Query
    Sama halnya dengan pembuatan query sebelumnya.
    • Pada jendela perancangan query tsb, tempatkan field-field yang diinginkan pada kolom yang disediakan.
    • Pilih dan klik menu Query, Make-Table Query. Muncul kotak dialog.
    • Pada kotak isian Table Name. Ketikan nama tabel baru. Kemudian beri tanda atau klik tombol pilihan berikut ini :
    # Current Database, bila tabel baru ingin tersimpan pada database yang sedang aktif.
    # Another Database, bila tabel baru ingin disimpan pada database lain (jangan lupa ketikkan nama database tsb).
    • Untuk membentuk tabel baru tempat hasil query, pilih dan klik menu Query, Run.
    • Dengan langkah ini kotak dialog yang mengkonfirmasi pembentukan tabel baru akan ditampilkan. Apabila setuju dengan konfirmasi tsb, klik tombol Yes.
    Catatan: Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 28 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Setiap anda menjalankan kembali query yang dipakai untuk membentuk tabel, secara otomatis tabel yang terbentuk akan diperbarui.
    2. Memperbarui Isi Tabel dengan Update Query
    Dengan Update query dapat memperbarui isi tabel secara otomatis. Sebagai contoh untuk menaikkan semua tarif sewa pada tabel data mobil sebesar 15% dari tarif sewa semula. Langkah-langkahnya sbb :
    • Pada jendela kerja query. Pilih dan klik menu Query,Update Query.
    • Tempatkan field yang ingin diperbarui.
    • Pada baris Update To, ketikkan rumus [Data Mobil]![Tarif Sewa] * 1,15
    • Untuk melaksanakan proses pembaruan data, klik tombol toolbar Run.
    • Kotak dialog akan muncul, pilih Yes untuk melaksanakan pembaruan.
    3. Menambah Data dengan Append Query
    Fasilitas Append Query dapat menambahkan data dari suatu tabel ke tabel lain yang strukturnya sama. Sama halnya dengan pembuatan query sebelumnya.
    • Pada jendela perancangan query tsb, tempatkan field-field yang diinginkan pada kolom yang disediakan.
    • Pilih dan klik menu Query, Append Query. Muncul kotak dialog.
    • Pada kotak isian Table Name, ketikkan nama tabel yang akan menerima data.
    • Pada jendela kerja Select Query, tempatkan semua field yang datanya ingin anda tambahkan ke tabel lain.
    • Klik tombol Run, untuk melaksanakan proses penambahan data.
    • Kotak dialog konfirmasi akan ditampilkan. Klik Yes untuk melaksanakan penambahan.
    4. Menghapus Data dengan Delete Query
    Delete Query dapat menghapus tertentu yang dikriteriakan secara otomatis tanpa harus dihapus record per record. Langkah-langkahnya:
    • Pada jendela kerja query. Pilih dan klik menu Query,Delete Query.
    • Pada jendela kerja select query, tempatkan semua field yang datanya ingin dihapus.
    • Pada baris kriteria, ketikkan kriteria penghapusan data yang anda inginkan. Contoh, ketikkan pada field tanggal_pinjam kriteria Month ([data sewa mobil]![tanggal pinjam]) = “4”
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 29 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    • Klik tombol Run untuk proses penghapusan data.
    • Pada kotak dialog yang mengkonfirmasi pengahpusan data akan ditampilkan.
    Crosstab Query
    Langkah-langkahnya:
    • Klik dua kali Create query in Design View. Kotak dialog Show Tabel akan ditampilkan. Pilih tabel pelanggan, mobil dan sewa mobil.
    • Pilih dan klik menu Query, Crosstab Query.
    • Pada jendela kerja Select Query, tempatkan semua field yang datanya ingin anda libatkan dalam perancangan Crosstab Query.
    • Pada bari Total lengkapi dengan pemilihan berikut ini:
    �� Pada field nama pelanggan dari tabel data_pelanggan, pilih dan klik Group By.
    �� Pada field Merk Mobil dari tabel data mobil, pilih dan klik Group By.
    �� Pada field Uang Muka dari tabel Data Sewa Mobil, pilih dan klik Sum.
    • Pada baris Crosstab, pilih dan klik field mana yang akan dijadikan Row Heading, Column Heading, dan Value. Sebagai contoh lakukan pemilihan berikut ini:
    �� Field nama pelanggan dari tabel data pelanggan sebagai Row Heading.
    �� Field merk mobil dari tabel data mobil sebagai Column Heading.
    �� Field uang muka dari tabel data sewa mobil sebagai Value.
    • Klik tombol Run untuk melaksanakan proses pembuatan Crosstab Query.
    EVALUASI
    1. Ubahlah tarif sewa mobil yang bermerk BMW 312i dengan Rp 250000.
    2. Update semua field catatan dengan “SELESAI” di tabel data_sewa_mobil dimana tanggal pinjam sebelum bulan april 2006.
    3. Buat query dengan fasilitas Crosstab Query spt dibawah ini :
    4. Analisa SQL Statement dibawah ini :
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 30 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    SELECT nomor_faktur, [username] AS [user], Date() AS tanggal
    FROM data_sewa_mobil;
    5. Analisa SQL Statement dibawah ini :
    select pelanggan, sum(uang_muka) as [total uang muka]
    from data_sewa_mobil
    group by pelanggan
    having sum(uang_muka) > 100000
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 31 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 5
    BEKERJA DENGAN EXPRESSION BUILDER
    Tujuan Praktek :
    1. Mengetahui cara menggunakan Expression Builder
    2. Mampu memodifikasikan query dengan Expression Builder
    3. Mengetahui fungsi-fungsi yang disediakan Expression Builder
    DASAR TEORI
    Expression memungkinkan untuk melakukan perhitungan terhadap data, mentransformasikan bentuk teks, menjumlahkan nilai seluruh data pada suatu field dsb.
    Mengenal Expression
    Expression ibarat perhitungan yang setelah selesai dilakukan akan langsung membuahkan hasil. Expression adalah formula matematika yang digunakan untuk mengkalkulasi nilai. Sebagai contoh :
    = [quantity] * [harga] * (1-[diskon]) * 100
    Field yang diisi expression tsb akan langsung menampilkan hasil perhitungannya. Persamaan expression biasanya ditulis secara langsung di kolom field Query Design Grid atau di Expression Builder.
    Expression Builder
    Berfungsi untuk membuat persamaan terbuka yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah proses yang sudah didefinisikan.
    Gbr 5.1 Expression Builder
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 32 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Dari gambar diatas diperlihatkan adanya 5 buah objek yang aktif seperti folder jenis_sedan, Tables, Queries, Forms, Reports, Functions yang merupakan identifier.
    Operator-operator aritmetika (+ - * / ) biasa digunakan selain itu expression juga ditulis dengan kombinasi elemen-elemen lainnya, antara lain :
    • Identifier, digunakan untuk menghubungkan objek-objek database spt tabel, form, report, control dan properti terutama pada field di tabel yang sedang diedit. Simbol-simbol yan digunakan untuk menghubungkan identifier:
    • Literal , merupakan nilai (teks, angka, dsb) yang muncul apa danya pada expression. Contohnya : = (1 - [diskon] ) * 100
    Dimana angka 100 digukan sebagai literal. Berikut ini aturan penggunaan Literal :
    o Teks harus diapit oleh “ “
    o Tanggal harus diapit oleh # #
    o Angka tidak memerlukan pengapit dan tidak boleh diberi tanda pemisah ribuan.
    • Constant atau konstanta adalah nilai yang didefinisikan selalu tetap, misalnya Null. Sementara jenis konstanta yang bisa ditulisakan pada expression adalah :
    o “ “ melambangkan teks yang kosong.
    o Null melambangkan expression yang kosong.
    o False merupakan expression logika yang mencek kesalahan suatu nilai.
    o True merupakan expression logika yang mencek kebenaran suatu nilai.
    • Operator berupa simbol yang digunakan dalam perhitungan spt * + - dsb. Operator memfasilitasi :
    o Aritmetic, digunakan untuk membuat operasi aritmatika.
    o Comparison, digunakan untuk membuat operasi perbandingan.
    o Logical, digunakan untuk membuat operasi logika.
    • Function merupakan aneka perhitungan khusus yang sudah baku spt LOG (Logaritma), AVG (Average), SQR (Square) dsb. Built-in Functions dikelompokkan menjadi:
    o Array, berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk mendefinisikan data bertipe variant (tipe data mengandung numerik, string, date) dalam sebuah array. Yang dimaksud dengan array adalah serangkaian elemen yang diindeks secara berurutan.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 33 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    o Conversion, berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk mengkonversi tipe data tertentu.
    o Database, berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk membuat perintah sebagai kontrol yang berhubungan dengan database.
    o Date/Time, berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk mengubah/ memodifikasi yang berhubungan dengan data waktu.
    o DDE/OLE, berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk mengubah data dari/ke Access dari/ke aplikasi windows lain.
    o Domain Aggregate, berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk melakukan prosedur statistik.
    o Error Handling, berisi fungsi-fungsi yang digunakan untuk menangani error.
    o Financial, fungsi yang digunakan untuk mengelola data keuangan.
    o General, fungsi yang digunakan untuk mendefinisikan obyek database yang sedang dimanipulasi.
    o Input/Output, fungsi yang digunakan untuk mendefinisikan obyek yang berhubungan dengan drive atau path tertentu.
    o Inspection, fungsi yang digunakan untuk memeriksa apakah sebuah data dapat dimanipulasi menggunakan fungsi yang lain, atau mengandung informasi yang dispesifikasikan.
    o Math, fungsi yang digunakan untuk melakukan operasi matematika.
    o Messages, fungsi yang digunakan untuk membuat kotak input dan kotak dialog.
    o Program Flow, fungsi yang digunakan untuk memeriksa isi record tertentu sesuai dengan spesifikasi dalam argumen.
    o SQL Aggregate, berisi 4 fungsi (sum, count, average dan variance) yang digunakan untuk melakukan prosedur statistik.
    o Text, fungsi yang berhubungan dengan teks atau data bertipe string.
    • Common Expression (Expression Umum), terdiri atas :
    o Page Number, menunjukkan nomor halaman dari form atau report yang sedang dicetak.
    o Total Pages, menunjukkan jumlah halaman total dari form atau report.
    o Page N of M, menunjukkan nomor halaman sekaligus jumlah halaman total dari form atau report yang sedang dicetak. Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 34 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    o Current Date, menunjukkan tanggal hari ini.
    o Current Date/Time, menunjukkan tanggal / waktu saat ini.
    o Current User, menunjukkan nama pemakai database.
    LANGKAH KERJA
    Expression Builder dapat ditampilkan dengan mengklik toolbar Build .
    Manipulasi Teks dengan Expression
    Ada beberapa fungsi expression yang dapat digunakan untuk memanipulasi teks, seperti Left, Right, Mid dsb. Seluruh ekspresi ini dapat diletakkan pada sel field. Contoh penggunaannya sbb :
    Nilai Data Field Nama
    Expression
    Hasil
    “Ms Access XP”
    Left([Nama],2)
    “Ms”
    “Ms Access XP”
    Right([Nama],2)
    “XP”
    “Ms Access XP”
    Mid([Nama],4,6)
    “Access”
    Disamping diletakkan pada sel field, suatu ekspresi dapat juga diletakkan pada sel criteria. Contoh penggunaannya sbb:
    Field
    Expression
    Deskripsi
    Jenis_mobil
    Like “S*”
    Menampilkan record yang berawalan karakter “S”
    No_faktur
    Not “SM-0001”
    Menampilkan semua record selain record dgn kriteria “SM-0001”
    Kontak
    Len([kontak]) > val(15)
    Menampilkan record dimana nama kontak memiliki panjang karakter lebih dari 15
    Operasi Aritmetika dengan Expression
    Selain teks penggunaan expression juga dipakai untuk operasi aritmetika.
    Expression
    Deskripsi
    Total:[Qty]*[HargaPerUnit]
    Untuk mengalikan isi field Qty dengan isi HargaPerUnit
    Total: Sum(CLng([Qty]*[HargaPerUnit] * (1-[Diskon])*100))
    Untuk mencari jumlah pembayaran dengan melakukan perkalian dan pengurangan. Sum disini untuk menjumlahkan isi field.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 35 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Seleksi Kondisi dengan Expression
    Seleksi kondisi digunakan untuk menampilkan data yang bercabang, penggunaan If disini mirip dengan If di microsoft Excel.
    Expression
    Deskripsi
    Ket: Iif([nilai]>60,”Lulus”,”Gagal”)
    Jika isi field nilai lebih besar dari 60, maka Ket diisi dgn Lulus; sebaliknya bila nilai lebih kecil dari 60 diisi dengan Gagal.
    Grade: Iif([nilai]>90,”A”,Iif([nilai]>80,”B”, Iif([nilai]>70,”C”,Iif[nilai]>60,”D”,”E”)))
    Jika nilai>90 maka grade diisi dgn “A”, nilai>80 s.d <=90 maka grade diisi dgn “B”, nilai>70 s.d <=80 diisi dgn “C”, nilai>60 s.d <=70 diisi dgn “D”, nilai<60 diisi dengan “E
    Manipulasi Data Tanggal dengan Expression
    Data tanggal pun dapat dimanipulasi dengan fungsi-fungsi yang tersedia di Access. Contoh :
    Expression
    Deskripsi
    Lama_sewa:
    DateDiff(“D”,[sewa],Date())
    Untuk mencari selisih hari antara tanggal sekarang (date()) dgn tanggal sewa dan hasilnya disimpan dalam field lama_sewa. Fungsi DateDiff untuk mencari selisih hari.
    Lama_kerja(thn):
    Int((Date()-[tgl_masuk])/365)
    Untuk mencari lama kerja dalam bentuk tahun yang diperoleh dari pengurangan tanggal sekarang dengan tgl_masuk. Fungsi Int untuk mengambil bilangan bulat atau bilangan di sebelah kiri titik desimal.
    EVALUASI
    1. Buatlah query yang menampilkan no faktur, nama pelanggan,merk mobil, dan biaya sewa. Biaya sewa diperoleh dari lama pinjam dikalikan dengan tarif sewa.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 36 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    2. Dari query diatas ditambah dengan kolom tangal_kembali, didapat dari tanggal_pinjam ditambah lama pinjam.
    3. Buat query yang mengkalkulasikan sisa uang yang harus dibayarkan.
    Formula : (lama pinjam * tarif sewa) – uang muka
    4. Buat query yang menampilkan data mobil yang bernomor polisi padang.
    5. Lakukan update terhadap field catatan = “SELESAI” pada tabel data_sewa_mobil dengan syarat tanggal kembali sebelum hari ini.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 37 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 6
    FORM
    Tujuan Praktek :
    1. Memahami kegunaan dari form
    2. Mampu membuat antar muka antara database dengan pemakai
    DASAR TEORI
    Form digunakan untuk merepresentasikan ke user atau menerima inputan dari user data-data dalam tabel/query dalam bentuk interface grid, tombol, dan lain-lain kontrol windows. Form dalam access bisa dimasukkan ke dalam form lain sebagai control sub form, biasanya jika bekerja dalam transaksi master-detail.
    Metode Pembuatan Form
    Terdapat metode-metode dalam pembuatan form. Ada pun metode pembuatan form adalah sbb:
    Gambar 6.1 Metode Pembuatan form
    • Design View, digunakan untuk membuat form sesuai dengan keinginan programmer.
    • Form Wizard, digunakan dengan memanfaatkab tahap-tahap pada wizard.
    • Autoform Columnar, digunakan untuk membuat form secara otomatis dengan tampilan seperti urutan field dari atas ke bawah.
    • Autoform Tabular, digunakan untuk membuat form secara otomatis dengan tampilan seperti field yang dijajarkan. Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 38 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    • Autoform Datasheet, digunakan untuk membuat form secara otomatis dengan tampilan mirip tampilan table dalam modus Datasheet View.
    • Autoform PivotTable, digunakan untuk membuat form secara otomatis dengan tampilan mirip tampilan table pivot.
    • Autoform PivotChart, digunakan untuk membuat form secara otomatis dengan tampilan mirip tampilan grafik pivot.
    • Chart Wizard, digunakan untuk membuat form dengan tampilan grafik.
    • Pivot Table Wizard, digunakan untuk membuat form dengan pivot table dari Microsoft Excel.
    LANGKAH KERJA
    Membuat Form Menggunakan Wizard
    Fasilitas ini digunakan untuk membuat form baru menggunakan pilihan format form yang sudah ada dalam Microsoft Access. Meskipun demikian, form yang dibuat menggunakan form wizard dapat disunting dengan fasilitas Design View. Dengan form wizard dapat membuat form dengan memakai lebih dari satu table.
    Untuk membuat form menggunakan Form Wizard, gunakan langkah-langkah sbb:
    1. Klik dua kali ikon Create Form by Using Wizard pada jendela Database.
    Gambar 6.2 Kotak Dialog Wizard
    2. Buka daftar Tables/Queries dan pilih table atau query yang digunakan untuk memilih field.
    3. Dalam daftar Available Field, pilih field yang ingin ditampilkan dalam form.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 39 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    4. Klik tombol > untuk memindahkannya ke daftar Selected Field.
    5. Pindahkan field-field sampai anda membuat daftar field yang lengkap yang ingin dimasukkan dalam form. Anda dapat memindahkan semua field dengan cepat dari daftar Available Field ke Selected Fields dengan mengklik tombol >>. Sebaliknya klik tombol << untuk memindahkan seluruh field dari daftar Selected Fields ke Available Field.
    Gambar 6.3 Field-field yang terpilih
    6. Jika anda ingin memasukkan field dari table atau query lain, ulangi langkah 2 sampai 5 untuk menambahkan field-field lain.
    7. Klik Next untuk melanjutkan. Anda diminta untuk menentukan layout: Columnar, Tabular, Datasheet, atau Justified.
    Gambar 6.4 Memilih Layout Form
    8. Klik masing-masing tombol untuk melihat preview form tsb. Klik layout yang anda tentukan dan pilih Next.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 40 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    9. Sekarang anda diminta untuk menentukan sebuah style. Klik beberapa dari daftar style untuk melihat preview form itu. Klik Next setelah anda memilih style yang diinginkan.
    Gambar 6.5 Memilih Style Form
    10. Masukkan judul form pada kotak teks di bagian atas kotak dialog.
    Gambar 6.6 Menentukan Judul Form
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 41 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    11. Klik Finish. Record pertama pada table akan ditampilkan.
    Gambar 6.7 Hasil Pembuatan Form Wizard
    Membuat Form pada Modus Design view
    Jendela Design View digunakan untuk membuat dan mengedit suatu form. Bagian-bagian form dalam design view meliputi form header, detail dan form footer. Form header digunakan untuk menampilkan heading (judul) form. Detail membuat inti isi form. Form footer digunakan untuk membuat catatan tentang form. Fasilitas-fasilitas dalam form ditampilkan dalam jendela Design view.
    Ada dua cara membuat form menggunakan modus Design View. Cara yang pertama adalah dengan mengklik dua kali ikon Create Form In Design View. Cara yang kedua adalah dengan mengklik tombol New. Untuk cara pertama lakukan langkah-langkah sbb:
    3. Klik dua kali ikon Create Form In Design View pada jendela Database. Jendela form akan ditampilkan.
    4. Klik toolbar Properties atauu Klik kanan pada header jendela form. Menu pop-up akan ditampilkan. Pilih Properties. Kotak dialog form akan ditampilkan. Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 42 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    5. Klik pada kotak Record Source dan pilih table yang akan digunakan untuk membuat form.
    6. Kotak field list akan muncul.
    7. Klik Close untuk menutup jendela form.
    Untuk cara kedua lakukan langkah-langkah sbb:
    1. Klik tombol New. Kotak dialog New Form akan muncul.
    2. Pilih design View.
    3. Pada kotak Choose the Table or Query, klik pada panah bawah lalu pilih table yang akan digunakan.
    4. Klik OK. Jendela form dan kotak Field List akan muncul.
    Setelah melalui dua cara tersebut anda dapat melanjutkan dengan langkah-langkah sbb:
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 43 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    1. Sorot semua field pada kotak field list, lalu seret ke area detail yang ada di lembar form.
    2. Untuk menambahkan header atau footer pada form, anda perlu menampilkan area form header dan area form footer dengan mengaktifkan form header/footer dari menu view.
    3. Aktifkan jendela menu Toolbox
    4. Untuk pembuatan judul, klik ikon label dari toolbox.
    5. Tempatkan pointer mouse ke area form header dan buat ukuran sesuai dengan yang diinginkan.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 44 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    6. Ketikkan judul form.
    7. Klik menu format. Pilih Autoformat untuk memilih format yang diinginkan.
    8. Pilih format yang anda inginkan dari kotak form Autoformats. Klik OK.
    9. Dari menu View, pilih form view untuk melihat hasilnya.
    10. Setelah selesai simpanlah form.
    Memodifikasi form
    Untuk memodifikasi form, gunakan langkah-langkah sbb:
    1. sorot form yang diinginkan. Klik toolbar design. Jendela design untuk form tsb akan ditampilkan.
    2. Klik kanan pada area jendela design.
    3. menu pull-up akan muncul. Pilih submenu properties.
    4. kotak properties form akan muncul.
    5. klik tab format. Pilih kotak scroll bars. Klik panah menurun. Pilih Neither.
    6. Pilih kotak Record Selectors. Klik panah menurun. Pilih no.
    7. Pilih kotak Navigation Buttons. Klik panah menurun. Pilih No.
    8. Pilih kotak Dividing Lines. Klik panah menurun. Pilih no.
    9. Klik tombol Close untuk menutup kotak form.
    10. Klik tombol view untuk menampilkan hasil modifikasi.
    EVALUASI
    1. Buatlah sebuah formulir untuk menginputkan data baru ke table data mobil
    2. Buatlah formulir untuk memasukkan sebuah transaksi sewa mobil ke table data_sewa_mobil
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 45 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 7
    LEBIH LANJUT DENGAN FORM
    Tujuan Praktek :
    1. Bisa mempercatik tampilan dari form
    2. Mampu menambahkan control-kontrol dalam form
    DASAR TEORI
    Suatu saat anda mungkin menambahkan control-kontrol dalam form. Dalam menciptakan sebuah control ada istilah:
    • Bound Control , merupakan sebuah control yang ada dalam sebuah form yang berisi sebuah field table, query atau perintah SQL.
    • Unbound Control, control yang tidak dihubungkan dengan sebuah field.
    • Calculated Control, sebuah control dalam sebuah form untuk menampilkan hasil perhitungan dalam ekspresi yang dipilih.
    LANGKAH KERJA
    Menambahkan Unbound Control
    Pada bahasan ini, akan ditambahkan field untuk menampilkan tanggal sekarang. Untuk itu anda perlu menambahkan Unbound Control pada form, gunakan langkah-langkah sbb:
    1. Klik tombol toolbox pada menu toolbar untuk menampilkan form toolbox.
    2. Klik ikon text box pada jendela toolbox. Atur besarnya text box pada area yang anda inginkan.
    3. klik pada label yang menyertai text box, ketikkan tanggal hari ini.
    Sekarang kita sudah mempunyai wadah untuk menambahkan tanggal sekarang.
    Menentukan nilai dari kotak tanggal
    untuk memasukkan nilai tanggal sekarang, gunakan langkah-langkah sbb:
    1. Klik dua kali pada text box yang masih bertuliskan “Unbound”. Menu pull-up akan ditampilkan.
    2. Klik tab Data, pada kotak source data tuliskan :
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 46 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    = now()
    3. klik tab Other. Pada kotak name, ketikkan tgl_skrg. Jendela text box otomatis akan berubah menjadi tgl_skrg.
    4. klik tombol Close untuk menutup jendela
    Menambahkan Command Button
    Membuat command button untuk exit dari form. Gunakan langkah-langkah sbb:
    1. pastikan form anda dalam modus design.
    2. pilih toolbar Command Button dari toolbox dan letakkan di area design. Access akan memunculkan kotak dialog seperti di bawah ini ;
    3. Pilih Form Operations pada kotak Categories.
    4. Kemudian pilih Close Form pada kotak actions. Klik tombol Next untuk melanjutkan ke wizard berikutnya.
    5. KLik tombol Finish untuk mengakhiri wizard. Command button akan muncul di area design.
    6. Lihat form dalam modus View dengan mengklik toolbar View.
    Menempatkan Label pada Header dan Footer
    Untuk menempatkan label pada header atau footer, ikuti langkah-langkah berikut :
    1. Pilih dan klik form yang ingin dimodifikasi rancangannya, kemudian klik tombol toolbar design. Jendela kerja perancangan form akan ditampilkan.
    2. untuk menampilkan area form header/footer, pilih dan klik menu View, Form Header/Footer.
    3. Page header/footer berisi label atau informasi yang ingin ditampilkan ulang pada setiap halaman pencetakan. Untuk menampilkan area page header/footer, pilih dan klik menu view, page header/footer.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 47 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    4. pada toolbox klik tool label, kemudian klik penunjuk mouse tersebut pada posisi label yang diinginkan.
    5. setelah titik sisip (insertion point) ditempatkan pada form header/footer atau page header/footer, ketikkan teks yang anda inginkan.
    EVALUASI
    1. Lakukan modifikasi terhadap formulir pada JOB 6 dengan menambahkan command button untuk tambah data, hapus data, update data.
    2. lanjutkan soal no 1 dengan menambahkan header dan footer formulir tersebut dengan header sbb :
    “CV.KARTIKA JAYA “
    Rental Sewa Mobil
    Footer sbb :
    Jl. Jend Sudirman no 78
    Padang Barat
    Telp. 0751 568947
    Fax. 0751 554857
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 48 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 8
    REPORT
    Tujuan Praktek :
    1. Mengetahui kegunaan report
    2. Bisa membuat report sederhana
    DASAR TEORI
    Report atau laporan didefinisikan sebagai bentuk olahan data yang didisain untuk dicetak dengan printer. Oleh karena itu access menampilkan report dilayar monitor dalam modus print preview. Anda tidak bias lagi menyunting data dalam report.
    Metode pembuatan Report
    Terdapat metode dalam pembuatan report. Adapun metode dalam pembuatan report adalah sbb:
    • Design View, digunakan untuk membuat report sesuai dengan keinginan programmer.
    • Report Wizard, digunakan dengan memanfaatkan tahap-tahap pada wizard.
    • Autoreport Columnar, digunakan untuk membuat report secara otomatis dengan tampilan seperti urutan field dari atas ke bawah.
    • Autoreport Tabular, digunakan untuk membuat report secara otomatis dengan tampilan seperti field yang dijajarkan.
    • Chart Wizard, digunakan untuk membuat report dengan tampilan grafik.
    • Label Wizard, digunakan untuk membuat label menggunakan wizard.
    Sebaiknya anda membuat report berdasarkan suatu query bukan table karena data yang akan ditampilkan sudah pasti dan jelas.
    LANGKAH KERJA
    Membuat Report dengan Wizard
    Fasilitas ini digunakan untuk membuat report baru menggunakan pilihan format report yang sudah ada pada Access. Meskipun demikian, report yang dibuat menggunakan report wizard dapat disunting menggunakan fasilitas Design View.
    Langkah-langkah membuat report dengan wizard:
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 49 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    1. Klik dua kali ikon Create report by Using Wizard pada jendela Database. Jendela wizard pertama akan muncul.
    2. Buka daftar table/queries dan pilih table atau query untuk memilih field.
    3. dalam daftar Available Field, pilih field yang ingin anda tempatkan pada report.
    4. klik tombol > untuk memindahkan ke daftar Selected Fields.
    5. Pindahkan field-field sampai anda membuat daftar field yang lengkap yang ingin anda masukkan pada report.
    6. Jika anda ingin memasukkan field dari table atau query lain, ulangi langkah 2 sampai 5.
    7. Klik next untuk melanjutkan. Apabila report yang akan terbentuk ingin dikelompokkan berdasarkan field tertentu, pada kotak daftar pilihan Do you want to add any grouping levels?, pilih dan klik nama field yang dijadikan dasar pengelompokannya, kemudian klik tombol >.
    8. Klik Next. Apabila report yang terbentuk ingin diurutkan, pada tombol daftar pilihan yang disediakan, pilih dan klik nama field yang akan dijadikan kunci pengurutan serta klik tombol metode pengurutan (ascending/descending).
    9. KLik Next. Pada kotak dialog report , lakukan pemilihan berikut:
    • Pada kotak layout, beri tanda atau klik tombol pilihan bentuk layout report yang anda inginkan.
    • Pada kotak orientation, beri tanda atau klik tombol pilihan orientasi report.
    10. Klik Next. Pada kotak pilihan gaya tampilan report (style), pilih dan klik salah satu gaya tampilkan report yang anda inginkan.
    11. Klik Next. Pada kotak isian What title do you want for your report? Ketikkan judul report yang anda rancang.
    12. Untuk mengakhiri perancangan report, klik tombol perintah Finish.
    Membuat report dengan Design View
    Langkah-langkahnya sebagai berikut:
    1. Pada jendela kerja Database, klik reports yang ada di bawah objects.
    2. Klik dua kali ikon Create report in Design View. Jendela perancangan report akan ditampilkan.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 50 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    3. Sebelum merancang report harus ditentukan data sourcenya terlebih dahulu. Untuk itu pada toolbar Object, pilih dan klik report. Kemudian pilih dan klik menu view properties. Pada kotak dialog report tersebut, klik tab Data, kemudian pada tombol daftar pilihan Record Source , pilih dan klik table yang anda inginkan.
    Kotak Piranti (Toolbox)
    Toolbar Object
    Toolbar Field List
    Toolbar Toolbox
    Daftar Field(Field List)
    4. Pada jendela perancangan report tersebut, lakukan perancangan report dengan memanfaatkan field list (daftar field) dan toolbox (kotak peranti) yang ada.
    5. Untuk menampilkan field list, pilih dan klik menu View, Field List, atau klik tombol toolbar Field List. Untuk menampilkan toolbox, pilih dan klik menu View,Toolbox atau klik tombol toolbar Toolbox.
    Menutup dan Menyimpan Report
    Untuk menutup dan mnyimpan report yang telah dibuat, gunakan langkah-langkah berikut:
    1. Pilih dan klik File, Close atau klik tombol Close(X). Kotak dialog yang mengkonfirmasi penyimpanan akan ditampilkan.
    2. Untuk menyimpan report yang telah dibuat, klik tombol perintah Yes. Kotak dialog Save As akan ditampilkan.
    3. Pada kotak dialog tersebut, ketikkan nama report yang anda inginkan. Kemudian klik OK.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 51 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    EVALUASI
    1. Buatlah laporan data pelanggan
    2. Buatlah laporan transaksi sewa mobil per bulan
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 52 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 9
    MACRO
    Tujuan Praktek :
    1. Mengetahui fungsi dari macro
    2. Bisa menggunakan macro
    3. Bisa menjalankan macro
    4. mampu membuat menu dengan macro
    DASAR TEORI
    Macro berisi rangkaian perintah berupa aksi yang dapat dilaksanakan secara otomatis. Terutama untuk perintah yang sifatnya sama dan sering digunakan.
    LANGKAH KERJA
    Mendefinisikan Macro Baru
    Langkah-langkah :
    1. Klik Macros yang ada dibawah Objects.
    2. Pilih dan klik tombol perintah New. Kotak dialog Macro akan ditampilkan.
    3. pada tombol pilihan Action, pilih dan klik perintah berupa aksi yang diinginkan. Misalnya anda pilih perintah Beep untuk mengeluarkan bunyi bip dan dibaris berikutnya pilih perintah OpenReport untuk membuka report.
    4. Setiap action yang anda pilih hampir sebagian besar mempunyai pengaturan Action Arguments di bawahnya. Sebagai contoh tempatkan penunjuk pada
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 53 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    baris Action yang berisi OpenReport, kemudian pada bagian Action Arguments lakukan pengisian dan pemilihan berikut:
    • Pada kotak isisan report name, ketikkan atau pilih nama report yang ingin anda buka.
    • Pada kotak view, pilih bentuk keluaran yang ingin ditampilkan.
    5. Untuk menyimpan Macro yang dibuat, pilih dan klik menu File, Save(Ctrl+S)
    Menjalankan Macro
    Banyak cara dan alternatef untuk menjalankan macro yang sudah anda definisikan, diantaranya:
    1. Buka file database, kemudian klik Macros. Pada jendela kerja Macros, pilih dan klik nama macros yang akan dijalankan, kemudian klik tombol toolbar Run.
    2. pada kotak dialog macro yang sedang anda buat atau sunting, pilih dan klik menu Run
    catatan :
    apabila proses pelaksanaan macro ingin dilakukan secara tahap demi tahap, sebelum menjalankan macro tersebut pilih dan klik menu Run, Single Step atau klik tombol toolbar Single Step.
    3. Pada jendela kerja database yang sedang aktif, pilih dan klik menu Tools, Macro, Run Macro. Kotak dialog Run Mcro akan ditampilkan.
    Pada kotak isian Macro Name, ketikkan atau pilih nama macro yang anda inginkan, kemudian klik OK.
    Mendefinisikan Macro Kombinasi Kunci
    Langkah-langkah :
    1. Klik Macros yang ada dibawah Objects
    2. Pilih dan klik tombol perintah New. Kotak dialog macro akan ditampilkan.
    3. pada kotak dialog tersebut, pilih dan klik View, Macro Names. Dengan langkah ini kolom Macro Name akan ditampilkan.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 54 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    4. Pada kotak isian Macro Name, ketikkan tombol kunci yang anda gunakan. Misalnya anda ketikkan ^L.
    5. Karena anda ingin mencoba menjalankan macro lain. Pada tombol daftar pilihan Action, pilih dan klik perintah RunMacro.
    6. lakukan pemilihan dan pengisian pada bagian Action Arguments. Sebagai contoh pada kotak isian Macro Name, pilih nama macro yang ingin anda jalankan.
    7. Untuk menyimpan macro, pilih dan klik menu File, Save (Ctrl+S).
    8. Pada kotak isian Macro Name, ketikkan nama Macro AutoKeys. Kemudian klik OK.
    Mendefinisikan Group Macro
    Bila perlu anda dapat mengelompokkan beberapa macro dalam satu group. Langkah-langkah :
    1. Klik Macros yag ada dibawah Objects.
    2. Pilih dan klik tombol perintah New. Kotak dialog Macro akan ditampilkan.
    3. Pada kotak dialog tersebut, pilih dan klik View,Macro Names. Dengan langkah ini kolom Macro Name akan ditampilkan.
    4. Pada kotak isian Macro Name, ketikkan nama macro yang diinginkan. Misalnya mendefinisikan group macro UTAMA yang berisi tiga buah macro yaitu: table, Formulir dan Laporan.
    5. Pada tombol daftar pilihan Action, pilih dan klik perintah-perintah yang ingin dimasukkan pada masing-masing macro tersebut.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 55 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    6. Bila perlu pada kotak isian Comment, ketikkan komentar yag diinginkan.
    7. Lakukan pemilihan dan pengisian sesuai dengan kebutuhan pada bagian Action Arguments.
    8. Simpan Macro dengan mengklik tombol toolbar Save.
    9. Pada kotak isian Macro Name, ketikkan nama group macro . Misalnya anda ketikkan group macro UTAMA . kemudian klik OK.
    Untuk menjalankan macro yang tersimpan pada suatu group macro dengan cara menjalankan Run Macro , ketikkan atau pilih Nama Group Macro.Nama Macro. Misalnya anda ketikkan UTAMA.Formulir.
    EVALUASI
    1. Buatlah menu untuk aplikasi rental mobil
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 56 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    JOB 10
    Menggunakan Menu Navigasi
    Berupa Switchboard dan Form
    Tujuan Praktek :
    1. Mengetahui fungsi dari Switcboard
    2. Mampu membuat menu dengan switchboard
    DASAR TEORI
    Untuk memudahkan menavigasi semua obyek pada file database yang telah Anda racang, Anda dapat membuat menu navigasi yang berupa switchboard atau berupa form yang berisi menu hasil rancangan Anda sendiri. Sebagai contoh, Anda bermaksud membuat menu navigasi untuk memudahkan Anda membuka atau mengedit obyek databasedengan struktur menu seperti terlihat di halaman berikut ini.
    Menu Utama
    Menu 1
    Formulir data
    Formulir Data Pelanggan
    Formulir Data Mobil
    Formulir data Transaksi Baru
    Kembali ke Menu Utama
    Menu 2
    Laporan Utama
    Laporan data Pelanggan
    Laporan Data Mobil
    Laporan Transaksi Sewa Mobil
    Kembali ke Menu Utama
    Menu 3
    Laporan Pelengkap
    Keluar
    Label Data Pelanggan
    Grafik Lama Sewa
    Grafik Pendapatan Sewa
    Kembali ke Menu Utama
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 57 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    LANGKAH KERJA
    15.1 Membuat dan Menggunakan Switchboard
    Access 2000 menyertakan Switchboard Manager sebagai fasilitas bantu yang akan memudahkan Anda dalam merancang menu navigasi.
    15.1.1 Membuat Switchboard
    Untuk membuat menu navigasi berupa switchboard dengan berdasarkan struktur menu di atas, ikuti langkah berikut ini:
    1. Buka atau aktifkan file database yang ingin dilengkapi menu navigasi.
    2. Pilih dan klik menu Tools, Database Utilities, Switchboard Manager. Apabila Anda belum pernah mendefenisikan switchboard sebelumnya, kotak dialog konfirmasi yang meminta Anda menyetujui pembuatan switchboard baru akan ditampilkan. Pada kotak dialog tersebut klik tombol perintah Yes. Kotak dialog Switchboard Manager akan ditampilkan.
    3. Pada kotak dialog tersebut, lakukan pendefinisian semua halaman switchboard yang akan digunakan. Apabila mengacu ke contoh struktur menu di atas, anda perlu membuat 4 (empat) halaman switchboard. Untukmembuat dan menyunting halaman switchboard ikuti langkah berikut ini:
    • Nama halaman “Main Switchboard (Default)” Anda ganti dengan nama “Menu Utama”, dengan mengklik tombol perintah Edit. Kotak dilog Edit Switchboard Page akan ditampilkan. Lihat Gambar 15.2 Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 58 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Pada kotak isian Switchboard Name, ketikkan “Menu Utama” menggantikan “Main Switchboard”. Kemudian klik tombol perintah Close.
    • Buat halaman Swithcboard baru, dengan mengklik tombol perintah New.Kotak dialog Create New akan ditampilkan.
    Pada kotak isian Switchboard Page Name, ketikkan “Menu 1” kemudian klik OK.
    Dengan menggunakan langkah yang sama buat halaman switchboard baru lainnya (Menu2 dan Menu3). Lihat Gambar 15.4.
    4. Langkah berikutnya mulai mendefinisikan isi dari setiap halaman switchboard. Pada kotak daftar pilihan Switchboard Pages, pilih dan klik halaman switchboard yang akan didefinisi isinya. Anda mulsi dengan memilih Menu Utama, kemudian klik tombol perintah Edit. Kotak dialog Edit Switchboard Page Menu Utama akan ditampilkan. Lihat Gambar 15.5.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 59 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Pada kotak dialog Edit Switchboard Page Menu Utama tersebut lakukan pendefinisian menu pilihan yang ingi ditampilkan. Mulai dengan menu pertama, klik tombol perintah New. Kotak dialog Edit Switchboard Item akan ditampilkan.
    Pada kotak dialog tesebut, lakukan pengisian dan pemilihan seuai dangan table di bawah ini, kemudian klik OK.
    Text
    Command
    Switchboard
    εFormulir Data
    Go to Switchboard
    Menu1
    Lanjutkan dengan pendefinisian menu pilihan lainnya, dengan mengklik tombol New kemudian lanjutkan dengan pengisian seperti pada table di bawah ini.
    Text
    Command
    Switchboard
    Laporan εUtama
    Go to Switchboard
    Menu2
    Laporan εPelengakap
    Go to Switchboard
    Menu3
    εKeluar
    Exit Application
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 60 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Untuk menutupi kotak dialog Edit Switchboard Page Menu Utama, Klik tombol perintah Close.
    5. Langkah berikutnya lanjutkan dengan mendefinisikan isi dari halaman switchboard Menu1. Pada kotak daftar pilihan Switchboard Pages, pilih dan klik halaman switchboard Menu1, kemudian klik tombol perintah Edit. Pada kotak dialog Edit Switchboard Page Menu1 tersebut lakukan pendefinisian menu pilihan yang ingin ditampilkan. Mulai dengan menu pertama, klik tombol perintah New. Kotak dialog Edit Switchboard Item akan ditampilkan. Lihat Gambar 15.8.
    Text
    Command
    Form
    Formulir Data Pelanggan
    Open Form in Edit Mode
    Formulir Data Pelanggan (disesuaikan dengan nama form yang ingin dibuka)
    Lanjutkan dengan pendefinisian menu pilihan lainnya, dengan mengklik tombol New kemudian lanjutkan dengan pengisian seperti pada table di bawah ini.
    Text
    Command
    Form/Switchboard
    Formulir Data Mobil
    Open Form in Edit Mode
    Formulir Data Mobil
    Formulir Data Transaksi Sewa
    Open Form in Edit Mode
    Formulir Data Transaksi Sewa
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 61 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Kembali ke Menu Utama
    Go to Switchboard
    Menu Utama
    Untuk menutup kotak dialog Edit Switchboard Page Menu1, klik tombol perintah Close.
    6. Langkah berikutnya lanjutkan dengan mendefinisikan isi dari halaman switchboard Menu2. Pada kotak daftar pilihan Switchboard Pages, pilih dan klik halaman switchboard Menu2, kemudian klik tombol perintah Edit. Pada kotak dialog Edit Switchboard Page Menu2 tersebut lakukan pendefinisian menu pilihan yang ingin ditampilkan. Mulai dengan menu pertama, klik tombol perintah New. Kotak dialog Edit Switchboard Item akan ditampilkan.
    Pada kotak dialog tersebut, lakukan pengisian dan pemilihan sesuai dengan table di bawah ini, kemudian klik OK.
    Text
    Command
    Report
    Laporan Data Pelanggan
    Open Report
    Laporan Data Pelanggan (disesuaikan dengan nama report yang ingin dibuka)
    Lanjutkan dengan pendefinisian menui pilihan lainnya, dengan mengklik tombol New kemudian lanjutkan dengan pengisian seperti pada table dibawah ini.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 62 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Text
    Command
    Report/Switchboard
    Laporan Data Mobil
    Open Report
    Laporan Data Mobil
    Laporan Transaksi Sewa Mobil
    Open Report
    Laporan Transaksi Sewa Mobil
    Kembali ke Menu Utama
    Go to Switchboard
    Menu Utama
    Untuk menutup kotak dialog Edit Switchboard Page Menu2, Klik tombol perintah Close.
    7. Langkah terakhir lanjutkan dengan mendefinisikan isi dari halaman switchboard menu3. pada kotak daftar pilihan Switchboard Pages, pilih dan klik halaman switchboard Menu3, kemudian klik tombol perintah Edit. Pada kotak dialog Edit Switchboard Page menu3 tersebut lakukan pendefinisian menu pilihan yang ingin ditampilkan. Mulai dengan menu pertama, klik tombol perintah New. Kemudian pada kotak dialog tersebut, lakukan pengisian dan pemilihan sesuai denga tabel di bawah ini, kemudian klik OK.
    Text
    Command
    Report
    Label Data Pelanggan
    Open Report
    Label Data Pelanggan (disesuaikan dengan nama report yang ingin dibuka)
    Lanjutkan dengan pendefinisian menu pilihan lainnya, dengan mengklik tombol New kemudian lanjutkan dengan pengisian seperti pada table dibawah ini.
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 63 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    Text
    Command
    Report/Switchboard
    Grafik Lama Sewa Mobil
    Open Report
    Grafik lama sewa mobil
    Grafik Pendapatan Sewa
    Open Report
    Grafik Pendapatan Sewa
    Kembali ke Menu Utama
    Go to Switchboard
    Menu Utama
    Untuk menutup kotak dilog Edit Switchboard page Menu3, klik tombol perintah Close.
    8. Setelah seluruh halaman switchboard dilengkapi, tutup jendela Switchboard Manager tersebut dengan memilih dna mengklik tombol perintah Close.
    9. Dengan langkah diatas, pada jendela obyek form dan tabvel akan terbentuk file Switchboard.
    Menjalankan Menu Navigasi berupa Switchboard
    Untuk menjalankan menu navigasi berupa switchboard yangtelah anda definisikan, ikuti langkah berikut ini:
    1. Buka file database yang anda inginkan, kemudian pada jendela kerja database, klik Forms yang ada di bawah Objects atau pilih dan klik menu View, Database Objects, Forms.
    2. Pilih dan klik Switchboard , kemudian klik tombol toolbar Open atau klik dua kali pada Switchboard. Dengan langkah ini halaman switchboard pertama yang menampilkan Menu Utama akan ditampilkan. Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 64 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    3. Untuk memilih halaman switchboard yang ada dibawah Menu Utama, klik tombol pilihan yang ditampilkan pada Menu Utama. Bisa juga anda melakukan pemilihan dengan menggunakan tombol keyboard panah atas atau bawah, kemudian tekan tombol Enter.
    Mengatur agar Switchboard Otomatis ditampilkan
    Untuk mengatur agar menu navigasi berupa switchboard secara otomatis ditampilkan pada saat file database dibuka, ikuti langkah berikut ini:
    1. pilih dan klik menu Tools, Startup. Kotak dilog Startup akan ditampilkan.
    2. pada kotak dialog tersebut, lakukan pemilihan dan pengaturan berikut ini:
    • Pada tombol daftar pilihan Display Form/Page, pilih dan klik Switchboard. Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 65 -
    Praktek Basis Data Microsoft Access
    • Bila perlu pada kotak isian Application Title, ketikkan nama baris judul yang anda inginkan. Misalnya Anda ketikkan “Program Pengolahan Data Sewa”.
    • Bila perlu pada kotak isian Application Icon, ketikkan lokasi dan nama file icon yang ingin digunakan untuk menggantikan icon yang sekarangsedang digunakan.
    3. Klik OK.
    4. Tutup File database dan program aplikasi Access, kemudian buka dan aktifkan kembali Access dan file databse tersebut. Dengan langkah ini menu navigasi berupa switchboard akan otomatis ditampilkan.
    EVALUASI
    1. Buat menu aplikasi rental mobil dengan menggunakan switchboard
    Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang - 66 -